industri kreatif

16Nov11

saya kutip artikel ini seutuhnya dari koran kontan. menurut saya tulisan ini baik dalam menggambarkan situasi kita sekarang dan program umum pemerintah kedepan dalam memperhitungkan industri kreatif, khususnya terkait ekonomi kreatif.

Membangun Masa depan Industri Kreatif

Fahruddin Salim

Doktor Manajemen Bisnis dari Unpad Bandung

Artikel Opini, Kontan, Selasa 15 Nov 2011

Presiden SBY pada tahun 2009 sudah mencanangkan sebagai tahun ekonomi kreatif. Dalam pelantikan menteri baru hasil reshuffle yang lalu, presiden juga mengangkat menteri baru yang membidangi sektor ekonomi kreatif yang masuk dalam Kementerian Pariwisata.

Ekonomi kreatif sering disebut sebagai ekonomi gelombang ke empat dengan adanya pergeseran orientasi dari ekonomi pertanian,  ekonomi i ndustri, dan ekonomi informasi, lalu menuju ekonomi kreatif. Inggris dan AS adalah dua negara yang telah berhasil mengembangkan ekonomi kreatif yang secara signifikan memberikan sumbangan dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB) negara mereka.

Kementerian Perdagangan mendefinisikan industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.

Aktivitas ekonomi kreatif meliputi 14 subsektor, yakni periklanan, arsitektur, barang seni, kerajinan, desain, busana, video, film dan fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan radio, serta riset dan pengembangannya.

Dari 14 subsektor industri kreatif pemerintah hanya akan mengembangkan enam sebagai unggulan untuk ekspor dan penguatan merek, yakni arsitektur, video, film dan fotografi khususnya animasi, musik, kerajinan, dan desain. Pertimbangannya adalah kontribusi besarnya terhadap perekonomian.

Departemen Perdagangan telah menyusun rencana jangkak panjang pengembangan industri kreatif. targetnya adalah meningkatkan kontribusi terhadap PDB. Tahun 2009-2015 ditargetkan naik 7%-8%. Pada tahun 2002-2006 kontribusinya 6,2% atau senilai Rp 104,7 triliun. Sumbangannya terhadap PDB memang masih kalah jika dibandingkan dengan industri kreatif negara maju, misalnya Inggris 7,9% dengan rata-rata pertumbuhan 9% per tahun. Namun Indonesia lebih baik dari Selandia Baru (3,1%) dan Australia (3,3%).

Tahun 2009-2015 yang disebut sebagai tahap penguatan dasar ditargetkan kontribusi industri kreatif terhadap ekspor nasional menjadi 11%-12% serta penyerapan tenaga kerja meningkat pada kisaran antara 6%-7%. Periode tahun 2015-2025 merupakan tahap akselerasi dan diharapkan kontribusinya terhadap PDB naik menjadi 9%-11%, pada nilai ekspor nasional 12%-13%, serta penyerapan tenaga kerja 9%-11%.

Masa depan perekonomian nasional akan banyak digerakkan oleh industri kreatif, meskipun kita tidak melupakan keunggulan komparatif seperti kekayaan sumber daya alam. Namun industri kreatif memiliki sejumlah keunggulan karena industri kreatif berbasis pada sumber daya yang terbarukan, menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan keunggulan kompetitif suatu bangsa yang dapat memberikan dampak sosial yang positif.

Jalur pendidikan

sekarang ini, pemerintah melalui departemen baru yangtelah dibentuk, diharapkan mampu meningkatkan kegiatan ekonomi kreatif melalui pengembangan yang sistematis, terarah dan terorganisasi dengan baik. Selama ini ekonomi kreatif telah mulai berkembang namun masih memerlukan sejumlah dukungan agar dapat dikapitalisasi yang bisa memberikan kontribusi secara nyata dalam perekonomian.

Beberapa negara kini telah memberikan perhatian terhadap pengembangan ekonomi kreatif, seperti Korea Selatan, Singapura, India, Taiwan dan china.

langkah penting untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dimulai dengan memasukkan unsur ekonomi kreatif dalam sektor pendidikan. Sekarang banyak perguruan tinggi yang memasukkan visi ekonomi kreatif dalam kurikulum mereka. Diperlukan kerjasama antar komponen dalam kelembagaan pemerintahan seperti Kemdiknas dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta kalangan praktisi di sektor ini untuk memacu sektor ini berkembang lebih cepat.

Kerjasama bukan hanya diperlukan dalam pengembangan pendidikan semata untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dalam ekonomi kreatif, tetapi juga aspek hukum seperti perlunya penguatan perlindungan hak karya cipta. Maklum, sektor ini berbasis ide-ide, kreativitas dan inovasi yang memerlukan perlindungan hak cipta.



One Response to “industri kreatif”

  1. artikel menarik. harusnya pemerintah juga mendukung industri kreatif sebagai industri alternatif di negeri ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: