munas iai 13 balikpapan

30Nov11

rekan-rekan sejawat dan arsitek yang saya hormati,

saat ini pengurus iai 2008-2011 sudah selesai bertugas, dan saya sebagai mantan ketua otomatis menjadi ketua kehormatan (immediate past president) 2011-2014. walaupun demikian perkenankan saya, yang karena posisi saya sebagai ketua pengurus iai 2008-2011, maka pada saat rakernas iai kemarin menjadi ketua sidang, dan pada saat munas (baca: rapat anggota) masih berstatus sebagai ketua sampai dinyatakan demisioner (=selesai bertugas?) pada malam hari.

dalam posisi tersebut diatas maka saya ingin berbagi tentang apa yang terjadi pada munas 13 iai di balikpapan. saya usahakan agar dalam berbagi ini hanya mengutarakan fakta yang terjadi dan memotret keadaan tanpa opini pribadi.

pertama kali perlu saya sampaikan bahwa munas 13 iai terdiri dari sekitar 9 rangkaian acara pokok di jakarta dan balikpapan. diawali dengan kuliah umum di perpustakaan ui depok, open house bersepeda 10×10 di kampus ui depok, dan di balikpapan: rakernas, forum arsitek, sarasehan, pameran arsitektur, pengumuman iai awards 2011, serta munas (rapat anggota). alhamdulillah seluruh rangkaian acara sudah berjalan baik kecuali satu, yaitu mata acara pemilihan ketua umum iai 2011-2014, yang merupakan acara terakhir dari seluruh rangkaian munas. khusus pada mata acara ini tidak tercapai kata mufakat dalam memilih ketua iai 2011-2014.

pada saat rakernas (rapat kerja nasional yang dihadiri oleh 24 ketua pengurus iai daerah/cabang/perwakilan) tgl 24 nov, tercatat sekian banyak issue penting yang disampaikan oleh ketua iai d/c/p untuk dibahas, yaitu antara lain:

– tatacara pemilihan ketua umum iai

– iuran anggota

– program pendidikan profesi arsitek

– program pemagangan

– program sertifikasi

– program cpd/pkb

– mekanisme regenerasi pengurus iai

– peran iai daerah dan cabang yang seimbang dan setara

– dukungan iai nasional untuk pembentukan tabg dan lisensi di daerah

– keberadaan 2 lpjk saat ini

– sosialisasi perpres 54/2010

– uu arsitek

dari sekian banyak issue, salah satu yang paling disorot adalah tentang tata cara pemilihan ketua umum iai. pembahasan issue-issue tidak dapat diselesaikan malam itu sehingga disepakati untuk dibahas esok harinya (rakernas 25 nov) dengan (terpaksa) mengambil waktu forum arsitek (setelah shalat jumat) dan dihadiri oleh para ketua iai d/c/p dan komite pemilihan saja. singkat kata, tatacara pemilihan yang dilakukan pada munas kali ini dianggap cacat oleh peserta rakernas dan diminta untuk tidak diteruskan. dasar anggapan ini adalah antara lain adanya surat suara yang tidak sampai kepada anggota, anggota yang berhak memilih tidak mendapat kartu suara, surat suara tidak menjamin kerahasiaan, dan beberapa alasan lain. diskusi dan pembahasan dalam rakernas 25 nov berjalan panjang dan akhirnya seluruh peserta rakernas sepakat untuk menghadirkan kedua calon ketua umum iai (arsitek munichy dan arsitek yudha), serta atas persetujuan kedua calon dan peserta rakernas, juga menghadirkan wakil dewan kehormatan iai (arsitek adhi moersid).

singkat kata, rakernas pada akhirnya memutuskan bahwa pemilihan akan dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat. musyawarah ini akan dilakukan oleh kedua calon ketua saja untuk mendapatkan hasil siapa yang dimufakati untuk menjadi ketua iai 2011-2014. apabila musyawarah tidak berhasil, akan diberikan kesempatan bermusyawarah lagi untuk keduanya. apabila musyawarah kedua juga tidak berhasil maka akan dilakukan musyawarah bersama seluruh peserta. tetapi kesepakatan ini tidak dapat dilakukan pada saat rakernas, karena sesuai ad/art iai, pemilihan (dalam hal ini berlangsungnya musyawarah diantara kedua calon ketua) hanya dapat dilakukan pada saat munas (baca: rapat anggota iai). oleh karena itu musyawarah akan dilakukan pada esok hari pada saat munas iai. catatan tentang hal ini: 1/ rakernas bersepakat bahwa musyawarah untuk mufakat merupakan wujud terbaik yang patut dilakukan oleh iai. 2/ rakernas 25 nov ini juga tidak membicarakan adanya pengambilan/perhitungan voting. 3/ kepada kedua calon ditanyakan bagaimana sikapnya untuk melakukan musyawarah. munichy menyampaikan bahwa ia tidak mengejar jabatan, jabatan adalah amanah, dan ia menerima amanah yang akan diberikan oleh rekan-rekan arsitek iai. yudha menyampaikan bahwa ia pada dasarnya bersedia musyawarah tetapi mengingatkan bahwa pemilihan/musyawarah hanya dapat dilakukan pada saat munas bukan pada rakernas.

munas/rapat anggota 26 nov.

acara, sebagaimana lazimnya, berjalan sesuai ad/art iai dan dituangkan pada jadwal acara (pembukaan munas, perhitungan quorum, penundaan karena belum quorum, pembukaan sidang, pemilihan pimpinan sidang, pengesahan tata tertib sidang). dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus iai 2008-2011, pemandangan umum dan dua sidang komisi (komisi a: program kerja, komisi b: pertanggungjawaban pengurus). sebelum sidang-sidang komisi, acara munas diselingi dengan pemaparan dan pengumuman tentang iai awards 2011. hasil sidang-sidang komisi kemudian dilaporkan kepada sidang (pleno) munas, yang kemudian menyatakan menyetujui/menerima laporan pertanggungjawaban pengurus iai 2008-2011, dan merekomendasikan program kerja untuk kepengurusan 2011-2014. setelah sidang pleno menerima laporan pertanggungjawaban, pengurus iai 2008-2011 dinyatakan demisioner.

mulai dari sini saya berbagi laporan singkat ini sebagai anggota iai peserta munas (catatan: pada munas, semua peserta adalah berstatus anggota iai, yang dipimpin oleh pimpinan sidang). acara berikutnya adalah sidang pemilihan ketua iai, dipimpin oleh ketua sidang yang sama dan didampingi oleh komite pemilihan.

mohon maaf kalau pada bagian ini saya tidak dapat melaporkan secara runtun, karena situasi sidang yang sangat sibuk berdebat saling melempar argumentasi tentang bagaimana tata cara pemilihan yang akan digunakan (sementara, sudah ada hasil kesepakatan rakernas 25 nov). berbagai pilihan/opsi sudah diajukan, tetapi tidak disetujui secara bulat oleh peserta. bahkan hasil musyawarah kedua calon ketua (usulan munichy menjadi ketua, dan kemudian yudha 3 tahun berikutnya) juga tidak diterima. acara yang dijadwalkan berakhir pukul 22 wita memanjang sampai jam 24, dan diperpanjang lagi sampai jam 03. waktu ini tidak bisa diperpanjang lagi karena ruangan akan dipakai untuk keperluan lain oleh hotel. beberapa menit menjelang jam 03 pagi sidang dinyatakan buntu/dead lock dan diputuskan dibentuk care taker karena belum ada ketua terpilih, dan bertugas menyelesaikan proses pemilihan ketua iai 2011-2014. sejauh catatan saya dan saya konfirmasi ulang dari pimpinan sidang serta beberapa peserta munas lain, anggota care taker adalah (abjad): adhi moersid (wakil demat), budi sukada, muas (iai sulsel), rizal (mantan pengurus lama) dan robby (iai jabar).

demikian catatn singkat yang dapat saya laporkan disini. mohon maaf apabila ada yang terlupa dan silakan dilengkapi sesuai keperluan.

catatan penutup: menurut saya hal paling penting saat ini adalah kita semua ikut memantau dan membantu agar care taker iai dapat bekerja dengan aman, tenang dan sesuai dengan tugas yang diberikan. hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan anggota (misalnya pelantikan anggota, pp-ars, sertifikasi, dsb) perlu segera dicarikan jalan keluarnya, sementara program uu-arsitek dan arcasia bali2012 yang sudah ada tim dan kepanitiaan sendiri tetap dapat melanjutkan tugasnya.

mari kita jaga iai bersama-sama.

salam,

endy subijono, iai

 



8 Responses to “munas iai 13 balikpapan”

  1. 1 roffi

    siiiaaaaap…mungkin harus dicari waktu dan tempat yg tepat bagi berbagai pihak untuk dapat berbicara dengan hati dan kepala yg dingin pak…sehingga IAI dapat maju ….

  2. 2 e

    @roffi: ya, sepaham dengan anda. kita semua pro iai, dan saya percaya tidak ada satupun yang berusaha melemahkan iai. komunikasi dan informasi sangat penting. terima kasih sudah mampir ke warung saya. salam.

  3. bagus dan harus dilanjutkan untuk penyelamatan IAI kedepan. Perbedaan yang meruncing adalah bentuk kedinamisan dari sebuah organisasi, dan tataran yang selama ini ada, mungkin sdh tdk cocok dan perlu perubahan karena tuntutan jaman. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, dan memang perubahan baru terjadi dimana-mana. Jangan alergi terhadap perubahan. Semoga semua akan menjadi baik. mohon maaf.

  4. 4 e

    @prie: terima kasih. senang anda mampir dan tinggalkan pesan yang positif. salam.

  5. nice blog, pak endy…
    Thank you for sharing…^^

    Mudah2an bisa tercapai kesepakatan yg terbaik ya bagi kemajuan IAI… أَمِِيْن يَا رَبَّ العَالَمِي

  6. 7 robby

    baru ngintip tulisanmu mas … koreksi saja … caretaker bukan pak adhi moersid tapi mas tabah (iai jkt) … salam sukses

    • 8 e

      terima kasih kang robby untuk koreksinya. artikel ini merujuk kepada dokumen yang saya terima; mungkin ada perubahan yang tidak termutakhirkan pada dokumen yang beredar saat itu. salam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: