ASEAN MRA

08Jan13

AAC Logo

Artikel ini merupakan update dari artikel serupa 5 tahun lalu, yaitu tentang ASEAN Mutual Recognition Arrangement (ASEAN MRA) on Architectural Services.

Salah satu tujuan utama ASEAN MRA adalah memfasilitasi mobilitas arsitek, khususnya untuk kerja lintas batas di dalam wilayah ASEAN.

Secara sederhana prinsip MRA adalah mengijinkan seorang arsitek dari satu negara ASEAN untuk berpraktik dimanapun diseluruh negara-negara ASEAN, dengan terlebih dahulu mendaftarkan dirinya menjadi ASEAN Architect (AA).

Seluruh 10 (sepuluh) negara anggota ASEAN sudah menyatakan diri akan mengikuti program ASEAN MRA on Architectural Services yang disepakati akan mulai dijalankan pada tahun 2015. Walaupun demikian, saat ini baru 8 (delapan) negara yang sudah menyampaikan keikutsertaannya dengan resmi melalui Letter of Notification, dan 7 (tujuh) negara diantaranya sudah melengkapi dengan Assessment Statement dan mendirikan Monitoring Committee.

Pada saat ini pendaftaran menjadi ASEAN Architect sudah dimulai di Indonesia, Malaysia dan Singapura dengan jumlah sementara masing-masing berurutan tercatat 33, 27 dan 27 arsitek. Negara-negara lain akan segera menyusul, dan lazimnya update akan disampaikan pada rapat berkala ASEAN Architect Council (AAC) yang dilakukan 4 (empat) kali setiap tahun.

File ASEAN MRA on Architectural Services [download]

.



No Responses Yet to “ASEAN MRA”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: