ep02 – kunjungan pabrik

08Jan15

.. tiba-tiba saya merasa beruntung karena diundang pergi ke luar negeri untuk mengunjungi pabrik material yang saya pakai pada proyek yang lalu. semuanya tidak perlu mengeluarkan biaya sendiri. tiket pesawat, hotel, makan, trip di luar kunjungan pabrik .. mungkin masih dapat sedikit sangu untuk beli oleh-oleh. siapa tahu? yang lebih menarik, kunjungan ini akan dialkukan bersama banyak teman saya yang juga arsitek. tentu akan seru melakukan perjalanan dengan teman seprofesi. satu-dua diantara mereka mungkin juga teman mahasiswa saya dulu.

undangan dan tawaran seperti ini tidak datang setiap hari. dan tentu tidak datang begitu saja. katanya, kan, tidak ada makan siang gratis. tentu ada alasan kuat mengapa produsen material mau mengundang dan membayari seluruh perjalanan; ya, tentu ini karena proyek saya memakai produksi pabrik tersebut. sebagai ucapan terima kasih, barangkali, sekaligus iming-iming utnuk pekerjaan mendatang dengan material yang sama, maka saya diundang mengunjungi pabrik mereka.

perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 8 hari termasuk hari berangkat dan pulang. kunjungan pabriknya sendiri hanya 1 hari saja, sisanya diisi dengan itinerary wisata arsitektur yang perencanaannya diserahkan kepada kami semua. generous?

pertanyaan kepada saya sendiri adalah, apakah untuk proyek saya berikutnya a/ perlu, b/ wajib, c/ tidak harus, d/ sesuka saya, memakai material tersebut lagi? seandainya saya pakai lagi juga tidak merugikan siapa-siapa karena materialnya memang bagus. dan mahal. tetapi apakah saya memakai lagi material yang sama karena kebutuhan design saya terpenuhi, atau karena ada rasa terikat dan, mungkin ‘hutang budi’ atas undangan kunjungan pabrik? kondisi ini membuat saya menjadi tidak nyaman. sedikit banyak menjadikan saya tidak bisa sepenuhnya obyektif dan mandiri. ada samar-samar pertentangan dalam hati saya antara pakai lagi atau tidak material itu.

dari pandangan etika profesi keadaan tersebut diatas sudah masuk ke dalam ranah munculnya pertentangan kepentingan. hal ini sangat kuat berakibat kepada pelanggaran kode etik. selain itu, menerima tawaran (melakukan perjalanan kunjungan pabrik) selain apa yang diperjanjikan dalam kontrak kerja merupakan hal yang dilarang dalam kode etik arsitek di indonesia.

lalu, kalau ada tawaran seperti itu apakah harus saya tolak? bukankah sangat menarik mengunjungi pabrik modern di luar negeri? bahkan dengan kesempatan tambahan melakukan ziarah arsitektur pada karya-karya arsitek bintang dunia? lagi pula saya janji kalau pada proyek mendatang belum tentu saya akan pakai material pabrik itu lagi.

menurut saya, ya, tawaran seperti itu tidak perlu diterima. cukup dengan honorarium yang akan diterima sesuai kontrak kerja. kalau memang perlu melakukan kunjungan pabrik, bisa dimasukkan kedalam penawaran biaya saat pertama kali membuat proposal proyeknya. jadi pada intinya adalah membuat proposal dan penawaran pekerjaan dengan baik dan lengkap berikut perhitungan biaya dan honorarium, dan berkeras kepada pemberi tugas bahwa arsitek tidak akan menerima gratifikasi dari manapun dan dari siapapun kecuali dari pemberi tugas melalui kontrak kerja.



2 Responses to “ep02 – kunjungan pabrik”

  1. waah enaknya diundang ke pabrik luar. Kalo diundang kie kerajinan bata tempel kita gimana Pak?

    _____________________________________
    Ragam Corak Bata Hias – TerasBata

    • 2 e

      menurut saya masalahnya bukan pabrik di luar negeri atau kerajinan bata tempel lokal, tetapi latar belakang kunjungan tersebut. masalah etika memang merupakan masalah yang “halus dan dalam”, tetapi sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: