ep05 – etika arsitek vs penggusuran

22Aug15

anda arsitek. pemerintah kota menggusur pemukiman penduduk di bantaran sungai. anda diminta membuat rancangan rumah susun sebagai tempat relokasi penduduk yang digusur.

sebagai arsitek anda mungkin akan dengan senang hati menerima pekerjaan tersebut, dan bersikap akan mencurahkan segala keahlian dan kreativitas untuk mendapatkan rancangan rumah susun yang baik dan indah. bukankah dengan demikian sekaligus memenuhi tuntutan etika, yaitu menggunakan segenap kecakapan dan kepakaran demi kepentingan “ultimate client” yaitu masyarakat. lagipula, mungkin, anda akan mengerjakannya dengan tambahan semangat karena masalah penggusuran adalah “media darling”. anda punya kesempatan untuk menunjukkan kecakapan anda menghasilkan wadah yang baik untuk masyarakat.

tetapi bagaimana kalau ternyata penduduk yang digusur itu adalah penduduk “illegal”? tanah yang digunakan adalah tanah negara, tidak ada sertifikat dan pbb, tidak mempunyai ktp walaupun ada pekerjaan harian, dibangun di atas bantaran sungai yang jelas-jelas dilarang oleh undang-undang. apakah anda akan tetap “pro rakyat” setelah mengetahui kondisi obyektif ini?

tulisan pendek ini meminta kita untuk berpikir sedikit lebih dalam, dan kemudian bagaimana kita akan bersikap dalam situasi seperti contoh di atas.



No Responses Yet to “ep05 – etika arsitek vs penggusuran”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: