ep10 – hiruk pikuk etika

09Dec15

Hari-hari atau minggu-minggu belakangan ini kita disesaki oleh berita dan informasi yang memuakkan. Tukang catut, pemugaran bangunan cagar budaya yang dinilai melanggar undang-undang, ritual melawan arus  yang tanpa putus .. belum lagi sayembara design yang penuh pertanyaan, atau kisah klasik tentang pelanggaran aturan membangun.

Etika itu, kan, pilihan pribadi. Kita memilih untuk bersikap dan berbuat yang sepatutnya diterima untuk kenyamanan hidup orang banyak. tanpa paksaan. Jadi, artinya, “dalem banget” etika ini. Kewajiban moral untuk berbuat baik. Kepada sesama manusia, kepada masyarakat .. kepada apa saja. Integritas profesi -profesi apa saja, apalagi arsitek- ada di sisi yang etis ini bukan?

Kalau ada anggota orang banyak, atau anggota profesi, yang melanggar pilihan hatinya sendiri, dan menyebabkan hiruk pikuk yang menghancurkan tatanan kehidupan -langsung atau tidak, perlahan atau secepat kilat- maka terpaksa sistem sosial lain yang harus bertindak. Sistem hukum. Memaksa pelanggaran etika menjadi pelanggaran hukum dan dikenai sanksi. Supaya situasi kembali nyaman dan produktif supaya orang banyak dapat bekerja kembali untuk kehidupannya.

Dimana -dan kapan- elan ini dipelajari?



No Responses Yet to “ep10 – hiruk pikuk etika”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: