ep16 – pinjam bendera

29Apr16

Konsultan perencana (konsultan) ZERO ingin ikut dan mendapatkan proyek, tetapi persyaratan usahanya tidak memenuhi syarat. Konsultan KOSONG mempunyai usaha  yang memenuhi syarat tetapi tidak ikut dalam pengadaan proyek yang diinginkan oleh konsultan ZERO.

Konsutan ZERO kemudian menggunakan “bendera” konsultan KOSONG untuk ikut proses pengadaan proyek; ia berlaku aktif sejak awal sampai memenangkan lelang proyek sementara konsultan KOSONG berlaku pasif. Untuk “peminjaman bendera” ini disepakati sejumlah biaya kompensasi.

Pada saat pelaksanaan pekerjaan, tagihan imbalan jasa menggunakan konsultan KOSONG, termasuk pembayaran masuk ke rekening konsultan KOSONG.

Bagaimana keadaan seperti ini dalam pengaturan pengadaan barang dan jasa?

Status “pinjam bendera” tidak dikenal dalam berbagai peraturan pengadaan barang dan jasa di Indonesia. Yang dikenal adalah status sub-kontraktor dan joint operation.

Apakah konsultan ZERO melakukan pelanggaran hukum, atau pelanggaran etika?



No Responses Yet to “ep16 – pinjam bendera”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: