cyberspace

dari catatan mei 2000.

private x public space = cyberspace?

[ bit vs atom ]

menurut pengertian yang sederhana, public space adalah ruang publik. ruang yang digunakan oleh publik dan lazim diukur berdasarkan luas atau volume. pada kenyataan aktual, benda-benda dalam public space berupa wujud fisik. kumpulan molekul dan atom.

cyberspace, dari yunani: kubernan, adalah ruang maya tanpa batas, imajinatif dan dapat dihayati melalui perwujudan virtual. cyberspace merupakan ruang yang diwujudkan melalui (jaringan) computer. sifatnya digital dan direpresentasikan dalam satuan bit.

[ place without space ]

seperti halnya hypertext dapat menghilangkan keterbatasan pencetakan halaman kertas, ruang di masa mendatang juga akan dibebaskan dari keterbatasan geografis. kehidupan a la bit akan semakin mengurangi keharusan berada pada tempat dan waktu tertentu. tempat itu sendiri menjadi relatif dan virtual sifatnya. dapat berada dimana saja. seseorang tidak perlu membawa badannya (baca: atom) naik mobil pergi ke kantor di tengah kota. ia bisa log in dari kamar kerja di rumah dan bekerja secara elektronik (baca: bit). lelah bekerja maka ia segera pergi ke cybermall, membeli barang, ngobrol dengan orang asing, dan barang yang aktual segera dikirim kerumah pada malam hari. kantornya di rumah dan cybermall di ujung sana bisa hanya berupa satu set pc saja.

[ cyberspace sebagai public space ]

kenyataan saat ini menunjukkan bahwa makin banyak orang yang saling terhubung melalui computer dan internet. cyberspace terbuka penuh untuk digunakan oleh siapa saja. ia mempunyai potensi sebagai public space.

[ cyberspace menggantikan public space ]

saat informasi diperlakukan lebih dari sekedar data dua dimensi dan diwujudkan dalam virtual reality. mekanisme manusiawi (sensor panca indera diteruskan oleh gelombang listrik melalui urat syaraf sampai kepada otak sebagai pusat data) digantikan oleh ritual digital (hubungan langsung computer dengan otak).

[ + ]

demokratis – dapat dinikmati oleh siapa saja – dan desentralisasi
tiga dimensi dengan orientasi kreatif
tidak mengenal batas jarak, tempat dan waktu
anti gravitasi

[ – ]

masalah privacy – anonymous
ethics – code of conduct
platform – cross communication


4 Responses to “cyberspace”

  1. 1 asti

    bagus. tulisan ini sudah 10 tahunan lebih tapi masih relevan dengan kondisi saat ini, artinya materi yang ditulis sungguh mendalam dan visioner. terima kasih.

  2. Tapi sampai kapanpun manusia akan tetap butuh pada ruang publik yang “Nyata”, dimana aroma, rasa, & sentuhan antar manusia/benda-benda di sekitarnya bisa mereka rasakan. Dan hal itu tentu saja sangat sulit untuk didapatkan secara langsung di dalam cyberspace. Benar kan pak?

  3. 3 e

    ya, tentu saja. tulisan tentang cyberspace ini memberikan keadaan dimana saat ini dua dimensi itu berjalan bersama. dimensi fisik dan dimensi maya. tx sudah mampir.


  1. 1 Cyberspace dan Kehidupan Sosial | imanuelapatty

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: